Skip to main content

Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) Metode Westegreen

Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) Metode Westegreen

Pendahuluan 
         Laju Endap Darah (LED) partama kali ditemukan oleh westegren 1921. LED menggambarkan komposisi plasma dari perbandingan eritrosit dengan plasma. Pemeriksaan LED dipakai untuk menilai proses inflamasi atau proses penyakit akut menurut ICSH  merekomendasikan metode westegren untuk LED walaupun peran protein fase akut dan sitokin proses inflamasi telah diketahui secara  pasti, akan tetapi pemeriksaan LED masih dapat digunakan dalam membantu klinisi pada evaluasi, prognosis kondisi noninflamasi kanker prostat, jantung koroner dan stroke.

Prinsip Kerja  
         Mengukur kecepatan sedimentasi sel eritrosit didalam plasma satuan mm/jam

Metode  
       Westegreen

Prosedur Kerja


I. Pra Analitik

    a. Alat

        1) Tabung reaksi

        2) Standar westergreen

        3) Pipet 1 ml

       4) Spoit 3 ml

      5) Stopwacth

      6) Mikropipet 20 µl

   b. Bahan

     1) EDTA 10%

      2) Nacl 0,85 – 0,90 %

      3) Darah vena

II. Analitik

Cara Kerja

    1) Isi tabung reaksi dengan 20 µl EDTA 10 %

    2) Tambahkan darah 2 ml

    3) Campur sampai homogen

    4) Masukkan 0,25 ml NaCl kedalam tabung reaksi

    5) Tambahkan darah EDTA satu kali pipet westergreen,sampai homogen

    6) Pasang pada standar westergreen biarkan selama 1 jam

     7) Catat hasil ( mm/jam)

III. Pasca Analitik

      Interpretasi Hasil 
  • Laki –laki:0-10 mm/jam 
  • Perempuan :0-20 mm/jam






Comments

Popular posts from this blog

Cara Pemeriksaan Kolesterol dengan Metode Dipstik

Cara Pemeriksaan Kolesterol dengan Metode Dipstik Tujuan            : Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh Prinsip Kerja : Strip test diletakkan pada alat, ketika darah diteteskan pada zona reaksi test strip, Metode          : Metode Dipstick Sampel          : Darah Kapiler Alat dan Bahan :      a. Autoclick      b. Blood Lancet      c. Kapas Alkohol      d. Strip Cholesterol      e. Alat Easy Touch Cara Kerja :      a. Siapkan alat dan bahan      b. Pasang strip test pada alat      c. Kemudian lakukan fungsi kapiler menggunakan autoclick      d. Sentuhkan ujung jari yang ditusuk pada zona reaksi pada strip      e. Tunggu ±25 detik hingga hasil akan muncul pada mon...

Pemeriksaan Kimia urine Alat uriscan optima plus

Pemeriksaan Kimia Urine menggunakan Alat uriscan optima plus a) Pengertian Pemeriksaan kimia urin adalah sebagai tes saring pada tes kesehatan, keadaan patologi maupum sebelum operasi. Juga dapat menentukan infeksi saluran kemih, terutama yang berbau busuk karena nitrit, leukosit, dan bakteri. Menentukan kemungkinan gangguan metabolisme misalnya diabetes melitus atau komplikasi kehamilan. Dapat pula menentukan berbagai jenis penyakit ginjal seperti glomeluronephriti, sindroma nefrotik dan pyelonepritis. b) Tujuan Untuk mengefaluasi secara umum terhadap sistem uropoetik maupun statu kesehatan badan. c) Prinsip Kerja Urine Analyzer mengevaluasi carik celup dengan cara reflectance photometry menggunakan light – emitting diades pada panjang gelombang dan waktu pengukuran yang dibuat secara tepat untuk reaksi kimia dan perubahan warna dari bantalan pemeriksaan yang di amati. d) Prosedur Kerja I. Pra Analitik a. Alat 1) Tabung reaksi 2) Rak tabung 3) Urine An...

LAPORAN PRAKTIKUM EVALUASI SEDIAAN APUS DARAH TEPI

LAPORAN PRAKTIKUM EVALUASI SEDIAAN APUS DARAH TEPI Judul                 : Evaluasi Sediaan Apus Darah Tepi Tujuan : Tujuan Umum Mahasiswa mampu memahami teknik serta cara melakukan evaluasi darah tepi. 2.     Tujuan Khusus ·          Untuk menilai berbagai unsur sel darah tepi seperti eritrosit, leukosit, dan trombosit serta mencari adanya parasit.. ·          Untuk menilai terjadinya anemia berdasarkan morfologi sel eritrosit Prinsip : Pemeriksaan gambaran darah tepi dapat dilakukan di counting areal dengan pembesaran objektif 100 x dengan minyak emersi selanjutnya dilihat masing-masing morfologi selnya. Metode Metode yang digunakan yaitu pemeriksaan dengan sediaan kering secara mikroskopik dengan pewarnaan giemsa 1 : 9. Dasar Teori         Darah ...